"Untuk mewujudukan sebuah prestasi pastinya dibutuhkan sebuah anggaran, tidak ada yang namanya prestasi tanpa adanya anggaran. Di mana untuk di KONI sendiri untuk masalah anggaran, itu masih sangat terbatas. Sehingga kita membutuhkan bantuan pemerintah daerah dan seluruh elemen untuk membantu, demi lahirannya sebuah prestasi," jelasnya.
Baca Juga: Pasca BBM Bersubsidi Dihapus, Sewa Angkutan Umum di Kendari Tak Berubah
Terlebih target ke depan adalah, bisa masuk 15 besar pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, yang sebelumnya Sulawesi Tenggara hanya berhasil menempati peringkat 24 dari seluruh provinsi pada pergelaran PON 2020 di Papua.
"Tentunya untuk mewujudkan itu tidaklah mudah, tetapi saya yakin dan percaya, dengan kerjasama dan kerja keras yang kita lakukan, pastinya atlit Sulawesi Tenggara bisa memberikan presentasi yang terbaik, baik dikancah nasional bahkan internasional," katanya.
Ketua KONI Pusat, Letnan Jendral TNI (Purn) Marciano Norman berharap, Sulawesi Tenggara bisa melahirkan atlit-atlit yang profesional, yang mampu meraih prestasi dikancah internasional.
