Baca juga: Mendagri Tito Diminta Lapor Harta Kekayaan, Jubir KPK: Jangan Remehkan
"Laut Natuna Utara memang banyak kapal asing karena wilayah tersebut merupakan pintu masuk dari dan keluar lalu lintas kapal yang melalui Selat Sunda dan Selat Malaka," katanya.
Sebelumnya anggota DPR-RI, Mulyanto tegas mengatakan bahwa pemerintah Indonesia harus bersikap tegas terhadap pelanggaran kedaulatan oleh kapal China yang masuk ke perairan Natuna
Politisi PKS itu mengatakan bahwa pemerintah jangan meremehkan hal tersebut karena menyebabkan wibawa negara tidak dipandang oleh negara lain.
Oleh karena itu, Mulyanto mendesak pemerintah, khususnya Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan untuk tidak diam menghadapi pelanggaran kedaulatan oleh China.
