.jpg)
Pihaknya bersama Bank Dunia melihat dalam pembangunan rumah sakit jatung tersebut, masih positif sesuai dengan target yang diinginkan. Proses finishing fisik dari gedung, suplai alat kesehatan, atau pekerjaan lain diharapkan bisa sesuai dengan target pada bulan Oktober nanti.
"Tentu dalam kunjungan hari ini pasti ada evaluasi yang diberikan karena dalam setiap proses pembangunan tidak ada yang sempurna. Ada beberapa masukan, nanti secara detilnya akan dikoordinasikan langsung dengan pemerintah provinsi. Khususnya masalah limbah rumah sakit yang berdampak pada lingkungan, sehingga aspek pengelolaan lingkungan dapat diperhatikan oleh pemerintah provinsi," terangnya.
Baca Juga: DPRD Sulawesi Tenggara Kembali Lakukan Tahapan Finalisasi Raperda
Berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan, Erdian mengharapkan sumber daya manusia seperti dokter spesialis jantung harus sudah dipersiapkan oleh pemerintah provinsi.
