La Ode Rasali, tokoh masyarakat Desa Masalili tak menyangka air akan megalir. Selama ini, sudah banyak isu bahwa air yang mengalir dari bak penampungan berasal dari mobil tangki. Padahal, itu semua bohong. Air yang mengalir bersumber dari Jompi yang ditarik menggunakan mesin hingga ke bak penampungan di Puncak Lakude.
"Kami sangat berterima kasih pada Pak Rusman Emba yang sudah memberikan perhatian serius pada warga. Ini adalah sejarah, tanpa, upaya Pak Rusman, air tidak mungkin akan mengalir," kata mantan Kades Masalili itu.
Baca juga: Demi Kelancaran Arus Lalin, Warga ini Bersihkan Sisa Ban Terbakar Pendemo
Irwan Sangia, tokoh pemuda Desa Masalili menegaskan, dengan telah mengalirnya air, merupakan suatu rahmat bagi warga. Pasalnya, selama ini untuk pemenuhan kebutuhan sehari-sehari, warga harus mengeluarkan uang untuk membeli air.
"Sekarang tidak susah lagi cari air. Bila selama ini, kita mandi pakai air hujan, sekarang tinggal putar kran," ujarnya.
