Baca Juga: Ketua KPK Bicara Presidential Threshold Pemilu Dipertanyakan
"Baru kali ini kita dapat beasiswa dari Maroko rutin tiap tahun 30 orang. Al Azhar Mesir tidak rutin tapi sering. Begitu juga dari China, India, Australia, yang teknologi ya bukan agama. Beberapa santri S1, S2, saya kirim ke luar negeri," lanjut dia.
Selain itu, Said Aqil membeberkan ada 8 rumah sakit di bawah pengelolaan NU selama masa jabatannya. Semakin banyak pula wakaf tanah yang diterima NU.
"Wakaf tanah banyak. Di puncak dua hektare, di Jateng, Semarang, Sidoarjo, Sumbar, Grogol 2 ribu meter. [Ini hasil dari] kepercayaan dengan harapan tanahnya berkah untuk pesantren. Di Kuningan Jabar 4 hektare, setengah sudah kita bangun pesantren NU," terangnya.
Dilansir dari Kumparan.com, Said Aqil memastikan apabila dirinya menjabat lagi sebagai Ketum NU di periode mendatang, akan lebih banyak perubahan positif di NU. Ia mengungkapkan masih banyak cita-cita yang ingin diwujudkan, misalnya membangun rumah sakit dan perguruan tinggi di tiap cabang NU.
