Sontak saja, hal itu jadi perhatian masyarakat Kolaka dan para jemaah di Masjid Raya At Taqwa. Bahkan, gambar spanduk tersebut telah tersebar di media sosial (Medsos) Facebook.
Tak heran jika ada sebagian warga di Kolaka yang menganggap hal tersebut hanyalah sebuah kesalahan penulis. Tetapi, ada juga yang berasumsi bahwa hal tersebut sebagai bentuk kampanye terselubung, dan seperti disengaja. Apalagi, saat ini telah memasuki masa periode kedua atau periode terakhir jabatan Bupati Kolaka, Ahmad Safei.
Pengurus Masjid Raya At Taqwa Kolaka, Andi Pangoriseng, kepada Telisik.id mengungkapkan kekeliruan dalam pencetakan spanduk dan tidak memperhatikan secara seksama. Padahal, spanduk tersebut dibuat dan dirancang di toko miliknya sendiri.
"Iya mas keliru memang ini waktu dicetak spanduknya, saya tidak perhatikan baik-baik juga, padahal dibuat di toko percetakan sendiri, cuma yah nda apa-apa sudah terlanjur nda lama mi lebaran juga nanti diganti dengan penulisan yang betul," terang Andi Pangoriseng, Kamis (6/4/2021).
Baca Juga: Larangan Mudik Mulai Berlaku, Ini Alasan Mengapa Kita Harus Patuh
