Saat itu DS menawarkan minuman kepada korban. “Ko...mau minum kopi apa teh,” tanya DS. Korban menjawab singkat, “Teh saja.” Minuman tersebut kemudian diletakkan di meja depan kamar korban oleh DS.

DS kemudian melanjutkan aktivitasnya dan meninggalkan hotel untuk beribadah di Gereja Santa Anna bersama istrinya. Ketika mereka kembali sekitar pukul 12.30 WITA, suasana berubah menjadi tidak biasa.

Air dari kamar korban mengalir keluar dengan deras, menimbulkan kecurigaan. DS lalu berusaha mengetuk pintu kamar korban, tetapi tidak ada jawaban.

DS mencoba mengintip melalui celah pintu dan saat itu ia menemukan tubuh korban tergantung dengan tali rafia melilit lehernya.

Baca Juga: 12 Muncikari Dibekuk Polda Sultra, Dua Wanita Remaja Tawarkan Jasa Prostitusi Melalui Medsos