Ia mengaku, biaya kampanye pemenangan Prabowo-Sandi kala itu tak hanya berasal dari dirinya. Tapi juga berbagai pihak yang mendukung pasangan calon tersebut.

“ya semua ikut berjuanglah. Tapi secara terbuka, saya melaporkan jumlah harta yang harus dilego untuk membiayai kampanye,” ujarnya.

Diketahui saat ini Sandi dipercaya menempati posisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). Ia juga telah menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melansir CNBCIndonesia.com, berdasarkan laman e-LHKPN KPK, total kekayaan yang dilaporkan sebesar Rp 10,99 triliun. Laporan LHKPN saat ini dalam proses verifikasi.

Kekayaan mantan Wakil Gubernur Jakarta itu disebut naik sekitar Rp 300 miliar pada tahun 2022 dibanding hartanya pada 2021. Berdasarkan LHKPN 2021, Sandi memiliki harta Rp 10,61 triliun.

Baca Juga: Serangan Fajar di Pilkades Kolaka Utara Dikabarkan Tembus Rp 1,5 Juta Per Suara