Baca Juga: Mental Pancasila versus Mental Kapitalis
Dalam perjalanan, kami sebagai akademisi yang berangkat dari basis aktivis gerakan organik, kami tetap memegang prinsip bahwa kebersamaan kami dalam konteks berbangsa dan bernegara tidak pernah mengabdi pada orang per orang, tapi yang mempertemukan dan menyatukan kami adalah pikiran dan cita-cita bersama tentang Indonesia menjadi sebuah negara besar yang kuat dan demokratis.
Inilah esensi dari pilihan kami sebagai aktivis gerakan organik, yang selalu meyakini setiap pilihan tindakan adalah berangkat dari pemikiran rasional personal kami dalam membaca dan memahami realita yang ada dan terjadi pada hari ini.
Apakah tindakan tersebut salah atau benar dan ada konsekuensi hukumnya, tentu sebagai aktivis gerakan organik sangat memahami dan mengetahui bahwa itu adalah konsekuensi dari sebuah pilihan tindakan.
Jadi, mari kita berpikir dan berbuat lebih cerdas lagi dalam merespon berbagai persoalan yang muncul di republik ini. Memang dalam konteks berbangsa dan bernegara bahwasannya kita tidak harus berpikir serupa, tapi berpikir bersama dalam menjaga dan membangun bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai ini, sebagaimana amanat dan cita-cita proklamasi yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. (*)
