Baca Juga: Vaksinasi di Tingkat Pelajar Masih Rendah, Satgas COVID-19 Butur Gelar Pertemuan

Makanya, lanjut Ali Badar, harus tersedia aplikasi PeduliLindungi pakai mesin, agar semua terbaca, kalau misalnya belum terbaca, untuk diinput. Supaya masyarakat semua terkoneksi dengan aplikasi.

"Masalahnya mau digunakan selama-lamanya," tambahnya.

Misalnya ada data atau NIK yang tidak bisa terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk dilakukan konsolidasi data supaya datanya terbaca.

Baca Juga: Percepat Vaksinasi Anak, Pemda Konawe Keluarkan Surat Edaran