Baca Juga: Cegah Penularan COVID-19, Pemkot Kendari Dukung Elektronifikasi Sistem Pembayaran
"Itu yang belum sempat tergali. Dari mana sumber orangnya sampai terpapar Covid. Belum sempat kita wawancarai. Keburu dirujuk karena sudah tidak sempat berbicara karena dalam kondisi kritis,” ungkap Barwick.
Barwick menceritakan, awalnya almarhum masuk ke Puskesmas Loea dalam kondisi biasa saja. Setelah dirapid antigen, ternyata hasilnya positif corona. Setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Kabupaten Konawe tanggal 26 Juni 2021.
Karena semakin menunjukkan gejala berat, sang penyuluh perikanan itu pun dirujuk lagi ke Rumah Sakit Hermina Kota Kendari.
Langkah yang dilakukan oleh Satuan Gugus Tugas saat ini adalah melakukan rapid tes terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan almarhum.
