Koordinator kegiatan sekaligus guru seni budaya, Aan Whiti Estari, menjelaskan bahwa kegiatan kokurikuler merupakan bagian dari pembelajaran yang menghubungkan teori di kelas dengan praktik di lapangan.

“Market day diikuti oleh siswa kelas 4 dan 5, sedangkan pentas seni oleh kelas 6. Dalam market day, siswa belajar menghitung keuntungan, bekerja sama, hingga membuat laporan, yang mencakup berbagai mata pelajaran seperti matematika dan Bahasa Indonesia,” jelasnya.

Untuk pentas seni, siswa diberikan kebebasan memilih tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini bertujuan agar mereka lebih mengenal dan mencintai keberagaman budaya nasional.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Kendari Perkuat Kepatuhan FKRTL dan Dorong Layanan Lebih Bermutu

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa budaya Indonesia sangat beragam. Dengan begitu, mereka bisa ikut melestarikannya di tengah arus globalisasi,” kata Aan.