Pria yang kerap disapa Hipno itu mengaku, kejadian itu terjadi pada 1 Oktober sekira pukul 16.15 Wita di Pantai Maleura. Kala itu, Rusman bersama rombongan baru saja tiba. Di situ, ada terlapor bersama beberapa rekanya. Tiba-tiba terlapor teriak 'Rapikan Maleura'. Rusman pembohong, katanya tidak mau ganti Pj Kades, ternyata dia ganti'.

Baca juga: Ijazah Ditahan, Mantan Karyawan Polisikan Pimpinan Koperasi

"Teriakan itu kami anggap sebagai perbuatan tidak menyenangkan. Apalagi, lokasinya di tempat umum," katanya.

Persoalan Rusman mengganti Pj Kades, menurutnya, itu dikarenakan ada permasalahan yang dilakukan Pj Kades. Rusman sebagai bupati, tidak mungkin melindungi orang yang salah.

"Jadi kalau dikait-kaitkan dengan persoalan pergantian Pj Kades sangat tidak rasional," ujarnya.