MUNA, TELISIK.ID - Fraksi Demokrat dan Hanura DPRD Muna tetap menjaga komitmen mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) honorer. Alasan fraksi yang dipimpin Awal Jaya Bolombo (AJB) dan Irwan itu tidak lain untuk mengungkap kebenaran jumlah tenaga honorer yang sesungguhnya.

Baca Juga: Lokasi Proyek Rp 300 Juta di Dinas Pariwisata Busel Tak Sesuai

"Komitmen yang digaungkan sejak periode lalu, kita akan lanjutkan di periode baru ini. Fraksi Demokrat akan jadi pelopor pembentukan Pansus," tegas AJB diamini Irwan.

AJB menilai, jumlah honorer tidak sebanding dengan dana yang dihabiskan setiap tahun. Bayangkan, untuk 3.684 honorer, dana yang disedot sebesar Rp 51 miliar. Itu sangat tidak masuk akal. Apalagi banyak honorer yang mengantongi Surat Keputusan (SK) bupati tidak mendapat honor.

"Ini membuat kebingungan. Seharusnya, estimasi 3.684 honorer itu menghabiskan dana hanya Rp 45 miliar, lantas membuat bingung, dikemanakan sisa dananya," ungkap Ketua Badan Kehormatan (BK) itu.