Proses puncak haji berjalan lancar, dengan ikhtiar mitigasi yang dilakukan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama otoritas Saudi.
Skema murur atau melintas di Muzdalifah mendapat apresiasi, jemaah bisa diberangkatkan lebih awal dan jam 07.37 waktu Saudi sudah tidak ada di Muzdalifah. Namun, ada beberapa dinamika di Mina yang menjadi bagian yang akan dievaluasi.
Wilayah Mina yang sangat terbatas menyebabkan tantangan kenyamanan dan keselamatan jiwa. Kuota 213.320 jemaah membuat ruang yang tersedia kurang dari 0,8 meter persegi per orang.
Menag menyatakan bahwa sejak kuota kembali normal pada 2017, kepadatan selalu menjadi isu utama di Mina. Menerima tambahan kuota menjadi berkah sekaligus tantangan dalam keterbatasan wilayah. Tantangan kenyamanan dan keselamatan jiwa menjadi pertimbangan penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Meskipun demikian, proses puncak haji 1445 H/2024 M dinilai berjalan lancar dan patut disyukuri.
Baca Juga: Ini Kuota Haji 2023 per Provinsi
