Air kemasan menjadi lumrah dan kerap dijumpai pada kegiatan tingkat manapun. Mulai dari tingkat RT hingga negara, dari desa sampai ke kota, dari acara duka, hatta acara bahagia.

Perintis air minum kemasan di Indonesia, dilansir dari Historia.id, bernama Hendrik Freerk Tillema. Orang yang berkebangsaan Belanda, kelahiran 1870.

Baca juga: 5 Hewan dengan Nafsu Makan yang Menakjubkan

Tillema memperkenalkan produk air minum kemasannya, bermerek Hygeia, kepada penduduk Hindia Belanda di Semarang pada 1910-an. Ini dilakukan Tillema, dilansir dari Minews.id, karena mengalami alergi dengan air ranah yang saat itu kerap terkontaminasi bakteri.

Namun Tillema gagal memasarkan produknya. Hal ini disebabkan harga produknya terlalu mahal, sehingga tak mungkin dijangkau oleh masyarakat pribumi.