"Sialnya, harga air ini terlalu mahal bagi orang pribumi," catat Rudolf Mrazek seperti dilansir dari Historia.id.

Pengorbanan Tillema tak tanggung-tanggung untuk memasarkan produknya. Bahkan ia menggunakan balon gas untuk mempromosikan produknya. Karena ini juga Tillema tercatat sebagai orang pertama dalam sejarah Hindia Belanda yang menggunakan balon gas untuk iklan.

Selanjutnya langkah Tillema itu pada dekade selanjutnya dilanjutkan oleh orang Tionghoa. Kwa Sien Biauw atau Tirto Utomo, seorang petinggi pertamina.

Tirto memberi nama air kemasan itu dengan Aqua. Dilansir dari Voi.id, produk ini lahir dari rahim perusahaan bumiputra, PT. Golden Mississippi.

Ide Tirto itu bermula pada tahun 1971, saat  tidak terlaksananya negosiasi gas alam cair dengan delegasi perusahaan asal Amerika Serikat. Ini disebabkan karena istri Ketua delegasi perusahaan Amerika Serikat tersebut menderita diare berat.