“Istri tamunya itu menderita diare berat. Usut punya usut, kedapatan bahwa para tamu itu telah melakukan kesalahan besar: minum air dari keran,” tulis Bondan Winarno, seperti dilansir dari Histroria.id.

Baca juga: Begini Hukum Sambung Bulu Mata Menurut Syariat Islam

Pasca itu Tirto berupaya keras untuk memasarkan, produknya bermerek Aqua. Di saat itu, aura pesimistis dan penolakan bernada sinis sering ia dapatkan saat memasarkan produknya itu.

Beberapa langkah yang dilakukan Tirto adalah sterilisasi air dengan penyinaran ultraviolet dan ozonisasi. Selain itu juga hingga tahun 1978 Tirto masih bergulat menjual Aqua berbahan kaca.

Namun, akhirnya setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti menemui hasil. Kata orang, tak ada hasil yang berkhianat.