Akhirnya pemasaran Aqua terus meningkat. Untuk memasyarakatkan produk air kemasan itu, dibuatlah dalam botol plastik.
Lonjakannya saat perusahaan memproduksi mesin (dispenser) untuk botol Aqua ukuran lima galon. Dispenser-dispenser itu sengaja dipinjamkan ke kantor-kantor untuk memacu penjualan produk Aqua.
Aqua dalam kemasan galon bermula di kantor, kemudian merambah rumah tangga. Hingga kini, air minum dalam kemasan terus diminati. Bahkan tak jarang air minum kemasan menjadi petanda status sosial seseorang.
Meskipun demikian, air minum kemasan menggundang masalah baru, salah satunya sampah plastik. Plastik seperti diketahui sangat lamban terurai oleh mekanisme alam.
Olehnya mari bijak dalam menggunakan, demi keberlangsungan kehidupan di bumi. Semoga generasi manusia di masa yang akan datang masih bisa menghuni bumi yang sejuk, lestari, indah, bersahaja, dan bersahabat. (B)
