Tahun baru oleh masyarakat Babel dirayakan ketika hari mulai gelap hingga dini hari. Untuk merayakannya, mereka memiliki tradisi keagamaan yang disebut Akitu. Tradisi ini dilakukan selama 11 hari berturut-turut dengan berbagai rangkaian ritual yang berbeda-beda tiap hari.
Baca Juga: 7 Cara Hilangkan Kantuk Tanpa Minum Kopi
Masyarakat mengarak patung-patung dewa ke jalan-jalan kota. Mereka percaya bahwa masyarakat Babilonia telah dibersihkan untuk mempersiapkan tahun baru dan musim semi baru.
Penerapan 1 Januari sebagai Tahun Baru
Mengutip Suara.com jaringan Telisik.id, tahun baru 1 Januari dimulai sejak masa Pemerintahan Raja Romawi bernama Numa Pompilius sekitar 715 – 673 sebelum Masehi. Numa Pompilius merevisi kalender Republik Romawi dimana Januari menggantikan Maret sebagai bulan pertama. Keputusan tersebut dinilai sangat tepat karena Januari diambil dari nama Jenus, dewa Romawi untuk segala permulaan.
