Sunat tidak hanya dilakukan oleh umat Islam. Hal ini seperti dinyatakan oleh D. Doyle, dilansir dari Historia.id, bahwa sunat telah dipraktikkan di beberapa bagian Afrika seperti Mesir, kepulauan di Laut Selatan, Australia oleh suku Aborigin, dan oleh suku Inca, Aztec, Maya, juga orang-orang Yudaisme, dan Islam.

Berdasarkan bukti-bukti sejarah diketahui bahwa pelopor tradisi sunat adalah Mesir. Negeri piramida itu ditengarai oleh para sarjana barat memulai praktik sunar sejak 2.400 SM.

Hal itu didasarkan pada sebuah relief di tanah pemakaman kuno Saqqara. Relief ini menggambarkan serangkaian adegan medis, termasuk sunat dengan menggunakan pisau.

Baca Juga: Sejarah Air Minum Kemasan di Indonesia

Di Mesir Kuno, catat Ancient Origin, dilakukan pada pria dewasa di kalangan bangsawan. Jadi remaja pria yang akan memasuki usia dewasa di kalangan bangsawan Mesir Kuno wajib disunat.