“Sunat Mesir mungkin juga telah digunakan untuk membatasi kelas elite khusus,” tulis Ancient Origin dilansir dari Historia.id.

Beberapa sarjana saat ini percaya bahwa asal mula praktik sunat, seperti yang dilakukan di Barat dan Timur Tengah, berasal dari penduduk Arab Selatan dan sebagian Afrika. Menurut mereka orang-orang Mesir kuno telah lama berhubungan dagang dengan penduduk Arab Selatan dan Afrika itu.

Dalam Islam sendiri, dilansir dari Akurat.co, para ulama berpendapat bahwa praktik sunat pertama kali dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS. Hal ini sebagaimana didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari.

"Ibrahim AS kekasih Allah, berkhitan setelah usianya 80 tahun. Ia dikhitan dengan kapak." (HR Al Bukhari)

Selain itu Rasulullah Muhammad SAW, bersabda bahwa ada lima fitrah muslim. Salah satunya adalah sunat.