Ketua Gugus Tugas Penangan COVID-19 Kota Yogyakarta ini menjelaskan, aksi solidaritas warga Kota Yogyakarta di tengah pandemi COVID-19 memang sangat tinggi.

"Salah satunya ditunjukkan melalui aksi ngluwihi lan mbagehi atau melebihkan dan membagikan," kata Heroe.

Baca juga: Gubernur DIY Tidak Ingin Tergesa-gesa Terapkan New Normal

Pada dasarnya, kata Heroe, itu adalah bentuk kepedulian ibu-ibu yang memesan masakan untuk berbagi. "Ibu-ibu yang memesan memberikan uang yang lebih banyak atau ngluwihi sehingga bisa memasak lebih banyak yang kemudian dibagikan," jelasnya.

Heroe juga menjelaskan, gerakan sosial bernama gelar gulung itu sebagai penyangga ketahanan pangan dan ekonomi dalam menghadapi dampak COVID-19 yang dilakukan warga RT 55 Karangwaru Yogyakarta.