Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Sesama Pekerja Tambang di Morosi Berbuntut Panjang
Usai diberi penjalasan, pihak rumah sakit pun langsung melakukan visum luar di seluruh tubuh Ikmal.
Dari rumah sakit, Muhammad Dahlan Moga langsung membawa bocah tersebut ke Polresta Kendari.
"Sebelumnya, anak tersebut pernah lari dari rumah dan ditemukan oleh warga dan dibawa oleh anggota Polsek Poasia. Namun kami sayangkan karena pihak Polsek tidak melakukan proses mediasi dengan orang tua Ikmal, hingga Ikmal kembali dianiaya oleh orang tuanya dan melarikan diri kembali," ungkap Dahlan Moga.
Baca Juga: Oknum Kapolsek di Nusa Tenggara Timur Diduga Hamili Gadis 22 Tahun
