Gunawan menilai Kaliwangu menjadi wilayah dengan kondisi banjir paling parah. Menurutnya, genangan di kawasan tersebut sulit surut karena dipengaruhi pasang air laut.

Baca Juga: Sentra Meohai Kendari Bebaskan 4 ODGJ dari Pasung di Buton Tengah

“Kalau di wilayah lain air bisa cepat surut, tetapi di Kaliwangu meski air mulai turun, saat pasang laut datang genangan kembali naik,” jelasnya.

Ia menambahkan, banjir di Kendari merupakan bencana tahunan yang membutuhkan kesiapan lebih matang, terutama dalam penyediaan stok bantuan darurat seperti tenda, makanan siap saji, perlengkapan lansia dan anak-anak, serta dukungan tenaga medis.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat agar penanganan banjir dapat dilakukan secara lebih maksimal dan berkelanjutan. (Adv)