Selanjutnya, Ketua FKUB Muna Barat, La Hamidu mengatakan, nanti di tahun 2023 ini di bawah kepemimpinan Bahri, anggaran dana hibah ditambahkan menjadi Rp 200 juta. Tentunya dengan dana hibah itu pihaknya menggelar kegiatan seperti yang telah terinci tertuang dalam SOP, meliputi kegiatan sosialisasi, deklarasi, dan dialog antar umat beragama.

"Dana hibah ini membuktikan perhatian pemda kepada ormas khususnya FKUB, tahun sebelumnya dana hibah ini di bawah anggaran saat ini," ungkapnya.

Hamidu katakan, dana hibah yang ditingkatkan itu berkat gagasan Pj Bupati dan Kesbangpol, agar FKUB terus dihidupkan dan harus disupport dengan dana yang maksimal sehingga bisa berkiprah di masyarakat.

Baca Juga: Tak Terima Disebut Pembohong Soal Ganti Rugi Tanaman, Pj Bupati Muna Barat Persilahkan Tempuh Jalur Hukum

Ia juga menyebutkan, program FKUB itu bukan hanya persoalan mendeklarasikan terkait kerukunan beragama, namun mampu membantu mendeteksi kondisi yang ada di Muna Barat, sehingga pihaknya dapat membantu pemda dalam menciptakan kondisi yang aman dan damai.