Baca Juga: Era Digital, Pemerintah Siapkan Pengganti e-KTP
Lebih lanjut, ia menjelaskan, upaya yang dilakukan pihak Dukcapil ini sebagai upaya jemput bola dalam meningkatkan persentasi dan cakupan aktivasi IKD.
Menurutnya, memang hal ini cukup menyulitkan karena IKD membutuhkan media jaringan agar dapat digunakan, sedangkan daerah yang ada di pelosok mungkin masih sulit mengakses jaringan.
"Untuk saat ini, kita belum bisa katakan IKD pengganti, karena masih sambil berjalan, karena tidak semua menggunakan HP android atau iPhone, IKD juga membutuhkan jaringan, sedangkan ada juga di daerah-daerah pelosok yang belum ada jaringannya," ungkapnya.
Olehnya, saat ini proses yang dilakukan masih pada tahap sosialisasi terhadap para pengguna dan lembaga-lembaga terkait.
