"Namun kami optimis pembangunan arsitekturnya bisa selesai di akhir bulan Februari sesuai dengan perpanjangan kontrak dan target yang telah ditentukan, agar tahun ini Rumah Sakit Tipe D Kota Kendari bisa berfungsi dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Kita terus genjot ini pekerjaan, kita tambah sumber daya yang ada," ujarnya.
Baca Juga: Pembangunan Labkesda Dinilai Bising dan Bau Tuai Protes Warga
Aswido tak menampik jika proyek pembangunan Rumah Sakit Tipe D Kota Kendari diberi adendum karena tidak tuntas sesuai kontrak yakni sampai Desember 2022.
"Kontraktor sendiri diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan, yang penting memenuhi persyaratan perpanjangan waktu dengan alasan-alasan tertentu. Kita beri waktu selama 50 hari, namun demikian untuk adendum atau masa perpanjangan sendiri baru 1 kali," tambahnya.
Meski molor, Aswido optimis pembangunan RSUD Antero Hamra bisa selesai hingga batas andendum yakni Februari 2023.
