MEDAN, TELISIK.ID - Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, berperan faktor penahan inflasi di tahun 2023, yakni sinergi kebijakan yang lebih kuat antara Pemerintah Pusat, daerah dan Bank Indonesia.
Deputi Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, Ibrahim mengaku, sinergi kebijakan yang lebih kuat antara Pemerintah Pusat dan daerah dengan Bank Indonesia harus ditingkatkan.
Hal itu seperti melalui penguatan implementasi gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP), dan optimalisasi pemanfaatan anggaran pemerintah untuk pengendalian inflasi pangan.
"Kemudian, penerapan kebijakan subsidi domestik yang lebih stabil sepanjang tahun 2023," kata Ibrahim, dalam bincang bareng media (BBM) dirangkai dengan pelatihan wartawan ekonomi dan bisnis, Sabtu (24/6/2023).
Baca Juga: Casis Polwan Dapat Nilai 80 Tapi Tak Lulus, Ini Penjelasan Polda Sumatera Utara
