Bahri katakan, memasuki tahun kedua kepemimpinannya di Muna Barat, prioritas utamanya ialah membangun wajah ibu kota yang meliputi kantor bupati, rumah jabatan bupati, rumah jabatan ketua dan wakil ketua DPRD, mal pelayanan publik, dan masjid yang tentunya menjadi tantangan besar Pemda sebab keterbatasan anggaran, terlebih saat ini dihadapkan pada pemilu yang mewajibkan untuk menyediakan anggaran yang tidak sedikit.
Namun, ia meyakini semua dapat terlaksana dengan baik sebab mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan rekan Forkopimda.
Baca Juga: Tata Naskah Dinas Muna Barat, Kop Surat DPRD Disamakan OPD, Pemda Ngaku Salah
Sementara itu, Agustinus Baka Tangdililing mengatakan, saat ini Kejaksaan Negeri Muna berada di peringkat 1 Sulawesi Tenggara terkait restorative justice perkara, ini bagian dari kontribusi dan sinergi antara bupati dan Forkopimda.
"Kami selalu siap selama tidak ada tugas-tugas yang bertentangan," tambahnya.
