"Yang dibully tidak melaporkan baik kepada guru maupun saya selaku kepala sekolah," tutur Halim, Sabtu (3/2/2024), ketika dihubungi melalui telepon seluler.
Namun Halim akan memanggil korban SL untuk dimintai keterangan siapa saja yang telah membullynya. Halim juga berjanji akan menyelesaikan masalah ini dengan memanggil siswa yang melakukan bullying pada SL.
Baca Juga: Oknum Guru Pelaku Pencabulan 17 Siswa SMP di Buton Selatan Akui Miliki Penyakit Penyimpangan Seksual
"Kami tidak membenarkan tindakan bullying di sekolah," tegasnya.
Dia mengungkapkan, setiap upacara bendera hari Senin, selalu dibacakan Janji Siswa yang salah satu isinya, saling menghargai satu sama lain. Namun fakta yang ditemukan masih ada saja tindakan bullying yang dilakukan oleh sesama siswa.
