"Mendagri mungkin harus tahu juga bagaimana kondisi birokrasi di Busel selama dijalankan La Ode Arusani. Hanya di Busel ada pejabat eselon dua yang kurang lebih dua minggu menjabat di 5 dinas. Setiap Senin dan Jumat itu pasti ada pelantikan," ungkapnya.
Baca Juga: 30 Calon Jemaah Haji Kolut Batal Berangkat Tahun Ini
Pada kesempatan itu, dirinya menyatakan mendukung penuh langkah Gubernur Sultra, Ali Mazi untuk tidak melantik La Ode Budiman sebagai Pj Bupati Busel. Alasannya, Ali Mazi pasti mengetahui kondisi Busel saat ini. Tidak seperti pemerintah pusat hanya mendengar informasi sepihak.
"Kalau toh pelantikan itu diambil alih oleh mendagri, maka jangan salahkan kami untuk menolak La Ode Budiman di Busel ini. Silakan berkantor di Kemendagri saja. Kami masih trauma dengan pemimpin sebelumnya," tegas Rizal.
Baca Juga: Usai Gubernur Menghadap Mendagri, Pemda Mubar Berharap Pj Bupati Segera Dilantik
