"Cari lokasi saya lewat iCloud sayang, saya sayang kamu, jangan lupa mama dan bapak di Rote," tulisnya.

Pesan itu menjadi kenangan terakhir bagi Manja Mooy. Tak lama setelahnya, Pratu Andi menuju pohon asam dekat cabang Bandara DC Saudale. Ia ditemukan tak bernyawa pada pukul 07.15 Wita oleh petugas bandara yang sedang patroli. Kabar duka ini segera menyebar ke rekan-rekannya.

Rekannya, Pratu Valen, datang memastikan kabar tersebut sebelum melaporkannya ke atasan. Dandim, Pasiops, dan Pasi Intel tiba di lokasi pada pukul 07.30 Wita. Jenazah Pratu Andi kemudian dievakuasi ke RSUD Ba'a untuk pemeriksaan.

Tim dokter memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh mendiang. Komandan Resor Militer (Danrem) 161 Wira Sakti Kupang, Brigjen Joao Xavier Barreto Nunes, mengonfirmasi penyebab kematian.

Baca Juga: Profil Amri Jamaluddin: Pensiun Dini dari PNS dan Terpilih Menjadi Bupati Kolaka 2024