Baca juga: Gubernur dan Enam Bupati di Sultra Kena Tegur Mendagri

Ia juga menjelaskan, Fajar bersama guru lainnya-lah yang menengahi miskomunikasi antara aparat kepolisian dan keluarga saat akan dilakukan visum.

"Awalnya keluarga menolak dugaan jika guru Kasim wafat karena COVID-19. Karena, pihak keluarga khawatir jenazah dimakamkan sesuai protokol COVID," tambahnya.

Sebelumnya, seorang guru di Kota Kendari ditemukan tewas di rumah kebunnya di belakang BTN Korem Kelurahan Mokoau Kecamatan Kambu.

Korban diketahui berinisial KT (55), ditemukan tewas terkapar di depan pintu rumah kebunnya sendiri. Ia merupakan ASN Guru di SMKN 2 Kendari yabg beralamat di Jalan Bunga Nusa Indah 2 No. 9 Kelurahan Lahundape Kendari Barat Kota Kendari.