Baca Juga: Bupati Koltim Abdul Azis Masuk Tahanan KPK 20 Hari, Pulangkan 7 Tersangka Status Terperiksa
Trailer film Merah Putih: One For All dirilis di kanal YouTube Perfiki TV, CGV Kreasi, dan Historika Film. Namun, alih-alih menuai pujian, publik di media sosial justru menyoroti kualitas animasi yang dinilai kaku, grafis yang dianggap di bawah standar film bioskop modern, serta penyampaian cerita yang dinilai lemah.
Bahkan, sejumlah warganet membandingkan hasilnya dengan film animasi lokal lain seperti Jumbo. Di YouTube, reaksi negatif bermunculan dari berbagai kanal yang membedah trailer tersebut. Kritik ini menguat hanya beberapa hari menjelang perilisan resmi film di bioskop pada 14 Agustus 2025.
Pada akun Instagram resmi @movreview yang berkolaborasi dengan produser Toto Soegriwo (@totosoegriwo), terungkap bahwa proyek ini memiliki budget produksi sebesar Rp 6,7 miliar. Menariknya, pengerjaan film disebut hanya memakan waktu sekitar satu bulan sejak dimulai pada Juni 2025.
Menanggapi kritik pedas yang menghampiri, Toto Soegriwo menuliskan di akun Instagram-nya, "Senyumin aja. Komentator lebih pandai dari pemain. Banyak yang mengambil manfaat juga kan? Postingan kalian jadi viral kan?"
