Sasarannya, para pemilik hiburan karaoke dan rumah penginapan di sekitar lokasi ziarah Gunung Kemukus.
Setelah penutupan memang terlihat sepi, namun ada beberapa warung makan dan penginapan yang nekat masih buka.
Tak cuma itu, bahkan di tempat tersebut kini banyak pekerja seks komersil yang menjajakan diri berkedok ritual.
Dengan demikian, para peziarah yang tidak membawa pasangan atau masih jomblo bisa menggunakan jasa para PSK tersebut untuk melakukan ritual.
Kesempatan ini pun digunakan para pria hidung belang. Alih-alih mencari pesugihan, ternyata malah untuk melakukan hubungan seks baik dengan pasangan yang belum resmi maupun dengan PSK yang banyak tersedia.
