Selain itu, sebesar Rp 243,9 triliun akan disalurkan melalui Kementerian dan Lembaga (K/L), termasuk Kemendikdasmen, Kemendiktisaintek, Kementerian Agama, hingga Kementerian Sosial. Anggaran ini juga mencakup program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap Rp 223,6 triliun untuk 71,9 juta siswa dan santri di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Klaim Tak Ada Kenaikan Pajak 2026, Kemenkeu Fokus Tunggu Setoran Rakyat Rp 2.700 Triliun

Kementerian Keuangan juga mengalokasikan pembiayaan pendidikan sebesar Rp 37 triliun. Dana ini diperuntukkan bagi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang menargetkan 4.000 mahasiswa, 452 riset, serta dukungan kepada 21 perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN BH) yang sudah ada dan dua PTN BH baru.

Selain itu, anggaran pembiayaan digunakan untuk mendukung pendidikan di sembilan sekolah unggulan dan revitalisasi 11.686 sekolah.

Dengan kenaikan anggaran ini, pemerintah berharap dapat memperkuat kualitas pendidikan nasional sekaligus memberikan insentif yang memadai bagi guru, dosen, dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia. (C)