Baca Juga: Pimpinan STIMIK Bina Bangsa Kendari Tegaskan Tak Terlibat Politik Praktis
Selain itu, Aldi juga menanggapi isu terkait dugaan ketidaktertiban administrasi yang mengarah pada pelanggaran Surat Keputusan (SK) dan prosedur perkuliahan.
"Kami telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) mengenai proses akademik. Semua kegiatan perkuliahan berjalan sesuai dengan prosedur yang telah disepakati, dan kami terus berkomunikasi dengan pihak terkait untuk memastikan tidak ada pelanggaran," jelasnya.
Pihak kampus juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai pengumpulan biaya tambahan yang tidak sah, yang menurut mereka berasal dari oknum-oknum tertentu, tidak mencerminkan kebijakan kampus secara keseluruhan.
"Jika ada oknum yang mengambil keuntungan pribadi, itu adalah tindakan yang tidak mencerminkan kebijakan resmi kampus. Hingga saat ini, tidak ada laporan atau keluhan resmi terkait hal tersebut," tambahnya.
