Sedangkan Prabowo dan Airlangga menjadi korban prank Jokowi, itu adalah bagian dari fakta prank agar terlihat nyata tentu membutuhkan tokoh yang dikorbankan.

Pasca wacana koalisi besar berakhir. Jokowi ternyata juga menunjukkan fakta berikutnya, ia tidak benar-benar serius mengendorse Prabowo sebagai capresnya. Sebab, Jokowi malah menyatakan salah satu pendamping potensial dari capres Ganjar Pranowo adalah Pak Prabowo.

Tokoh-tokoh potensial yang disebutkan oleh Jokowi dikategorikan dianggap cocok mendampingi bakal calon wakil presiden adalah salah satunya adalah Prabowo Subianto.

Baca Juga: Ketidakmungkinan Empat Poros Koalisi di Pilpres 2024

Prabowo usai melakukan sowan kepada Jokowi di kediaman pribadi Presiden Jokowi di Surakarta. Prabowo Subianto menyatakan menolak menjadi cawapres Ganjar Pranowo yang sudah resmi diusung PDIP sebagai capres. Bagi Prabowo, saat ini posisi Gerindra cukup kuat sehingga ia tetap khidmat maju sebagai capres seperti yang diinginkan oleh Partai Gerindra.