“Kalau untuk info (pemilu) saya sering lewat sosial media. Bisa TikTok, bisa Instagram. Tapi lebih sering lihat di TikTok soalnya teman-teman banyak yang dapat informasi lewat situ,” tutur remaja berusia 20 tahun itu.
Baca Juga: Jangan Lakukan Ini di Masa Tenang Pemilu 2024, Bisa Kena Pidana
Meskipun begitu, masuk dalam kategori usia wajib pilih saja belum cukup. Mereka harus memenuhi syarat lainnya sebagai calon pemilih agar dapat ikut menyalurkan suara. Apalagi banyak pemilih pemula putus sekolah belum pernah mendapatkan informasi mengenai tahapan pemilu, karena tidak tersentuh sosialisasi. Bahkan tanggal pasti pemilu, lokasi hingga tata cara memilih pun mereka tak tahu. Mereka berharap ada orang lain yang dapat menuntun mereka saat pemilihan nanti.
Dani mengaku hingga saat ini, selain belum mendapatkan informasi yang lengkap, mereka juga belum bisa menentukan sosok yang akan mereka pilih menjadi pemimpin kelak. Dani merasa tak ada caleg yang peduli dengan keberadaan mereka.
“Saya merasa tidak ada yang memperhatikan nasib kami,” ujarnya.
