"Jelas (disiapkan bad). Ada 60 bad kalau membludak kita tambah lagi sampai bisa 160 pasien," ungkapnya.
Baca Juga: Soal Oknum Minta ATM KPM Bansos, Lurah Bonggoeya Kendari Beri Klarifikasi
Sementara itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyampaikan bahwa ia melihat meskipun kasus COVID-19 telah melandai, bahkan beberapa kali zero kasus (nol kasus) masyarakat tetap mau disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).
"Alhamdulillah walaupun sudah hampir 3 bulan kita tidak ada pasien Covid-19. Saya lihat, kedisiplinan kita masih terjaga. Masyarakat masih menggunakan masker," katanya.
Baca Juga: Anggota Korpri Sering Jadi Korban Pilkada, Turun Jabatan hingga Non Job
