Baca Juga: Ini Dampak Buruk Sering Balas Chat Pakai Emoji Jempol

Namun, kebangkitan tersebut tidak bertahan lama. Ketika pembatasan pandemi mulai dilonggarkan, penjualan Tupperware kembali merosot, terutama karena meningkatnya biaya bahan baku, tenaga kerja, dan pengiriman.

Persaingan dari merek lain seperti Rubbermaid dan Glad semakin memperparah kondisi Tupperware. Di tengah tekanan ini, Tupperware sempat menjadi perhatian di kalangan investor ritel yang berfokus pada saham perusahaan yang sedang berjuang, tetapi hal ini tidak mampu mengubah nasib perusahaan.

Masa Depan Tupperware

Pada bulan September 2024, Tupperware akhirnya mengajukan perlindungan kebangkrutan, mengakhiri perjalanan panjangnya sebagai pemimpin pasar wadah plastik. Meskipun perusahaan masih berencana untuk terus menjual produk selama proses kebangkrutan, masa depannya tetap tidak pasti.