Baca Juga: Profil Lengkap Jubir Presiden Adita Irawati: Picu Kemarahan Netizen Gegara Sebut Rakyat Jelata

Di akhir pernyataannya, Sujiwo menyebut Indonesia sebagai "negara para wali". Ia menyampaikan bahwa ulama, pemimpin, hingga masyarakat Indonesia memiliki karakter wali yang tak ingin terlihat memuji atau dipuji.

“Aku minta maaf ternyata Indonesia adalah negara para wali, netizennya wali, Sunhajinya wali, Gus Miftah dan gus-gus lain adalah wali, penguasanya wali pura-pura tidak memecat Gus Miftah,” tutupnya sambil berpura-pura menangis.

Pernyataan Sujiwo ini menuai berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang menganggapnya sebagai bentuk satir yang cerdas dan bernilai seni tinggi. “Sarkas berkelas, tapi ya ada yang beda tafsir,” tulis salah satu pengguna. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani