Dua tokoh hebat tadi kata Nur Alam, membuktikan bahwa penjara bukanlah ruang sempit yang kemudian menghentikan semangat juang yang nasionalisme. Penjara juga bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjuangan dan langkah yang lebih besar.

Baca Juga: Ciptakan Tenaga Penguji Kompeten, BPVP Kendari Buka Pelatihan Asesor Kompetensi

Katanya, meski mereka di penjara, tidak mesti membuat nama mereka menjadi buruk. Justru mereka kian berpengaruh dan dicintai.

"Nama-nama besar ini sangat menginspirasi saya dan menguatkan saya. Bumi tempat saya berpijak tidak boleh berhenti berputar, meski saya berada di ruang sempit penjara. Penjara juga tidak boleh menghentikan pikiran dan semangat saya untuk tetap berjuang bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara," ungkapnya.

Kata Nur Alam, penjara hanyalah permainan dan rekayasa. Orang yang masuk penjara belum tentu dia bersalah, sebaliknya, orang yang jelas-jelas salah, tetapi masih banyak yang hidup dengan bebas.