Untuk diketahui, pada tahun 2022, Sulawesi Tenggara telah mencapai produksi padi 494.856 ton gabah kering giling, jagung 181.295 ton pipilan kering, dan kedelai 9.681 ton biji kering berdasarkan angka ramalan atau perkiraan (aram) 2022.
Capaian produksi tersebut terus mengalami pergerakan yang fluktuatif, baik penurunan maupun kenaikan untuk beberapa komoditas andalan yang disebabkan oleh berbagai faktor, baik dari serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) maupun dampak perubahan iklim serta faktor-faktor lain yang juga perlu mendapat perhatian.
Rusdin juga mengatakan, kegiatan penyusunan angka sementara produksi tanaman pangan 2022 ini sangat penting karena penyusunan ini akan menentukan perhitungan-perhitungan di tahun berikutnya terkait produktivitas dan lain sebagainya. (B)
Penulis: Sigit Purnomo
