"Dari hasil rekap dan kajian kami memang 14 Provinsi menyatakan siap, meskipun semua kesiapan dilakukan secara bertahap. Sedangkan 4 provinsi akan melakukan Blended Learning, dan 16 provinsi sisanya menyatakan tidak membuka PTM," kata Jumeri dalam Taklimat Media secara Daring dikutip Gatra.com pada Selasa (5/1/2021) lalu.
Lebih lanjut, Jumeri juga menyebutkan 4 daerah yang menyatakan menyanggupi pelaksanaan Blended Learning atau pembelajaran campuran antara tatap muka dan jarak jauh.
Daerah tersebut diantaranya Maluku, Sumatra Barat (Sumbar), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.
Baca juga: Rhoma Irama Bakal Dihadirkan di Sidang Praperadilan Habib Rizieq
"Sedangkan, 16 Provinsi yang menunda yakni Aceh, DKI Jakarta, Sumatra Utara (Sumut), Bengkulu, Jambi, Banten, Jawa Tengah (Jateng, Jawa Timur (Jatim), Kalimantan Barat (Kalbar). Kemudian ada Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Utara (Kalut), Kalimantan Timur (Kaltim, Sulawesi Selatan (Sulsel), Gorontalo, Papua Barat, dan Sulawesi Tengah (Sulteng," paparnya.
