"Kebutuhan impor kita sesuaikan, karena memang ada aturan impor dari pemerintah," tuturnya.
Saat ditanya oleh awak media terkait persaingan dengan kompetitor, Area Fleet and Goverment Sales, Sapto Adi Putra Pamungkas menuturkan, jika beberapa brand memang memiliki kerjasama terkait hal tersebut.
"Di Indonesia sendiri, terkait hal tersebut sudah ada kebijakan dari pemerintah, kalau ada produk yang mirip biasanya sudah ada kerjasama (MoU) dengan brand lain. Namun, tak akan ada yang benar-benar sama, karena pasti akan kena teguran dari pemerintah, " tambahnya.
Selain memaparkan pada awak media, Branch PT Megahputra Kendari juga menampilkan mobil new XL7 Hybrid yang sudah melalui proses uji coba di berbagai medan.
Baca Juga: Anggaran Mobil Listrik ASN Nyaris Rp 1 M per Orang
