"Setiap hari saya jualan sayur, karena kalau tidak berjualan, saya harus makan apa," ungkapnya, Rabu (22/9/2021).
Baca juga: Kisah Siswa SMP di Kendari, Dalam Dekapan Malam dan Bak Sampah
Baca juga: Ojek Perahu, Memilih Bertahan di Bawah Megahnya Jembatan Teluk Kendari
Namun begitu, penghasilannya pun tidak menentu. Jika untung dalam sehari ia bisa mendapatkan Rp 200 ribu, atau jika bernasib buruk, ia hanya bisa membawa pulang uang Rp 50 ribu.
Kepada telisik.id, ia mengaku tak ingin menjadi beban bagi anak-anaknya yang kini sudah mempunyai kehidupannya masing-masing.
