CALIFORNIA, TELISIK.ID - Brenda Spancer masih berusia 16 tahun ketika dia secara membabi buta melakukan penembakan ke arah kerumunan orang-orang di sekolahnya di San Diego, California, Amerika Serikat.
Aksinya membuat dua orang tewas dan sejumlah orang terluka. Saat itu, Brenda mengamuk ketika bangun di Senin pagi. Dia kemudian mengeluarkan senjata dan mulai menembaki ke arah sekolahnya dari jendela rumah yang berada di seberang sekolah.
Brenda menembak secara acak ke arah teman-teman, guru, dan kepala sekolah ketika aktivitas sekolah belum dimulai. Saat itu di halaman sekolah banyak orang-orang yang baru tiba.
Penembakan membabi buta itu berlangsung sekitar 20 menit. Melansir Kumparan.com, polisi kemudian mengepung rumah Brenda. Sejurus kemudian, polisi menangkap Brenda dan langsung memprosesnya secara hukum.
Baca Juga: Oknum Polisi Tembak Warga Hingga Tewas Bakal Diproses Secara Transparan
