Sementara satu-satunya provinsi yang mengalami deflasi adalah Papua Pegunungan dengan penurunan harga sebesar 0,90 persen.

Baca Juga: Pemerintah Terapkan Aturan Baru Royalti Nikel, Batu Bara dan Emas, Ini Besaran Tarif Terkini

“Dari 38 provinsi, hanya Papua Pegunungan yang mengalami deflasi, yaitu sebesar 0,90 persen,” terang Pudji.

Bila dilihat dari sisi inflasi tahunan atau year on year (yoy), kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar. Kelompok ini mencatatkan inflasi sebesar 2,17 persen dengan andil sebesar 0,64 persen terhadap total inflasi.

“Secara tahunan, seluruh provinsi (38 provinsi) mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Papua Pegunungan, yaitu sebesar 5,96 persen,” ujar Pudji. (C)